Di tengah terik matahari yang menyinari ibu kota Piru Kab. SBB, ada gerakan hati dari Patimura – Patimura Muda dan Kristina Marta Tiahahu Masa kini di Bumi Saka Mese Nusa, yang sedang menuntut ilmu di bangku pendidikan SMA Negeri 1 Seram Barat, Melakukan pelestarian Budaya orang Maluku yaitu ” lain sayang lain, Ale rasa beta rasa ” dengan melakukan kegiatan Gerakan Peduli Gempa, di dampingi oleh Kepsek Dra. Telma Haulussy serta melibatkan Para guru SMA Negeri 1 Seram Barat turun ke jalan mengugahkan hati masyarakat Kota piru untuk memberikan sumbangan sukarela kepada Korban gempa.

Aksi jalan siswa-siswi peduli bencana.

Hasil pantauan media di lapangan, Kegiatan ” Gerakan peduli Gempa ” di lakukan beberapa tempat diantaranya Kodim Persiapan Kab. SBB, Pertokoan , Pasar, Warung Makan di kota piru dan masyarakat Penguna Jalan Trans Seram depan SMA N 1 Seram Barat

Sumbagan Sukarela tersebut akan di berikan kepada rekan – rekan Siswa SMA Negeri 1 Kairatu yang merupakan korban gempa pada tanggal 26 September 2019 yang sampai saat ini masih ada yang bertahan di tempat pengunsian

Kepsek SMA Negeri 1 Seram Barat Dra. Telma Haulussy
Ketika di wawancarai menyampaikan bahwa sebelum melakukan gerakan peduli gempa Kami Para guru mengumpulkan Beberapa jenis makanan yang di ikuti oleh setiap siswa yang menyumbangkan secara sukarela Satu saset susu Dancow yang berisi 10 bukus untuk diberikan kepada korban gempa yang di alami oleh rekan mereka Siswa SMA Negeri 1 Kairatu

Nona Rante salah satu pemilik Warung makan Hatutelu di kota Piru Kab. SBB ketika diminta tanggapan terkait kegiatan tersebut menyampaiakan bahwa Kegiatan ini merupakan suatu gerakan Peduli kasih yang keluar dari lubuk hati penerus bangsa di bumi Saka Mese Nusa, yang dilihatnya mendapat Pandangan Positif Masyarakat Kota Piru.

LEAVE A REPLY