Piru– Wakil Bupati Seram Bagian Barat, Timotius Akerina,SE,M.Si melakukan inspeksi mendadak (SIDAK) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemerintah Daerah Seram Bagian Barat (8/5). Adapun yang menjadi sasaran sidak mendadak Wakil Bupati SBB untuk melihat secara langsung tata kelola pengarsipan berbagai dokumen kerja  di setiap perangkat daerah yang ada. Wakil Bupati sendiri ingin memantau secara langsung bagaimana OPD lingkup Pemkab SBB melakukan penatalaksanaan administrasi kearsipan.

Menurut Wakil Bupati SBB, Jangan bermain dengan arsip, pasalnya arsip adalah barang vital yang masih berlaku hingga 25 Tahun mendatang.  Dimana suatu proses kegiatan pengaturan arsip dengan mempergunakan suatu sistem tertentu, hingga arsip-arsip kelak dapat ditempatkan kembali sewaktu diperlukan.

Arsip sendiri sangat penting bagi suatu perencanaan, pelaksanaan, dan penyelenggaraan pembangunan daerah di Kabupaten Seram Bagian Barat, tetapi sangat di sayangkan adanya arsip di beberapa OPD yang disidak tidak memahami pentingnya kearsipan, nyatanya ada arsip yang tidak diletakan secara baik, bahkan terletak begitu saja dilantai kantor dan tidak terurus dengan baik.

Untuk itu, Wakil Bupati meminta kepada semua OPD agar bisa memperhatikan arsip dan kepada staff yang bertugas mengurus arsip agar dapat bekerja dengan baik.

“Saya sangat menyayangkan banyak kearsipan yang diletakkan begitu saja dilantai apalagi kearsipan yang berkaitan dengan keuangan atau keputusan-keputusan penting lainnya. Aktifnya kearsifan itu minimal 25 Tahun, dan ternyata di beberapa OPD lingkup Pemkab Seram Bagian Barat arsipnya dibiarkan begitu saja. Saya berharap agar orang-orang yang mengelola kearsipan di OPD masing-masing agar dapat menertipkan administrasi lebih khusus kepada arsip.” Ungkap Wakil Bupati.

Katanya pula, sangat  fatal jika ada arsip atau surat –surat penting yang tercecer atau hilang, misalnya terkait dengan laporan keuangan maka sangat berpengaruh terhadap kinerja pembangunan di daerah. Untuk itu, harus adanya perlindungan administrasi kearsipan agar arsip dapat terlindung dan aman dari berbagai kemungkinan yang terjadi. Diantaranya hilang, tidak berpindah tangan kepada orang-orang yang tidak bertanggungjawab, tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu untuk mencari keuntungan atau kepentingan dan tidak mudah rusak, tegas Wakil Bupati.

LEAVE A REPLY