Luhu- Tim gabungan Ditpolairud Polda Maluku dengan menggunakan KP. XVI – 2001 dan KP. XVI – 2002 melakukan patrol laut dan berhasil menangkap pelaku penangkapan ikan menggunakan bahan peledak di Perairan Pulau Kasa, Kecamatan Huamual.

Dirpolairud Polda Maluku Kombes Pol Harun Rosyid, S,I.K. lewat Wadirpoalirud AKBP Sigit Nurochmat Hidayat, S.H. kepada awak media mengatakan para pelaku pemboman ikan tersebut masing – masing Dja Aadin (32), alamat Dusun Talaga, Desa Piru Kec.Seram Barat, Amir Sangaji (32) alamat Dusun Ani, Desa Loki,Kec.Huamual, Doni Alimudin (21) alamat Dusun Ani, Desa Loki,Kec.Huamual.

“Pelaku dengan menggunakan Long boat dengan 1 unit mesin Yamaha 15 PK, pelaku menggunakan Bom rakitan yang dikemas dalam botol dan ada sebanyak 9 botol, kemudian Korek Api kayu sebanyak 3 kotak. Kemudian Pelaku berhasil membom ikan Jenis Lema sebanyak 306 ekor, selain itu pelaku juga menggunakan 1 unit Mesin Compresor 2 HP/PK dan selang compresor dengan panjang 50 Meter. Beber DirPolairud

Saat di tangkap Tim gabungan Patroli laut Dit Polairud mengamankan para pelaku dan barang bukti ke pos Sandar Tahoku, Kab. Maluku Tengah dan selanjutnya dibawa ke Mako Ditpolairud untuk tindakan pemeriksaan lanjut oleh Subditgakkum guna melakukan interogasi terhadap para Pelaku.

Dirpolairud Polda Maluku Kombes Pol Harun Rosyid, S,I.K. lewat Wadirpoalirud AKBP Sigit Nurochmat Hidayat, S.H. juga menambahkan bahwa para Pelaku diduga Melanggar Pasal 8 ayat 1 jo pasal 84 UURI nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan.

Bom rakitan yang di pakai pelaku yakni” Bahannya di beli kemudian pelaku atas nama Amir Sangaji merakit sendiri kemudian bersama dua rekannya melakukan pemboman terhadap ikan yang di dapatkannya. Para Pelaku secara bersama sudah menyiapkan rencana dan perlengkapan Bom untuk melakukan penangkapan ikan beberapa hari sebelum peristiwa penangkapan ikan terjadi.

Pelaku Dja Aadin membakar bom rakitan tersebut dan melemparkan kedalam laut sebanyak 2 kali, Setelah Bom rakitan dilemparkan dan meledak, kemudian pelaku Amir Sangaji melakukan penyelaman guna mengumpulkan ikan dari hasil pengeboman tersebut, sedangkan Pelaku Doni Alimudin bersiaga diatas Long boat untuk memegang kemudi.

Para Pelaku sudah lebih dari satu kali melakukan penangkapan ikan dengan bahan peledak, hasil penjualan dibagi rata kepada para pelaku. Tutupnya

LEAVE A REPLY