Piru -Tim kesehatan dari Puskesmas Piru menggelar pendataan keluarga sehat Tahun 2018 yang bertempat di seluruh desa dan dusun yang masuk dalam wilayah kerja puskesmas Piru, hal ini dikatakan oleh Ketua Tim pendataan Valeriyan Titaley ketika melakukan pendataan.

Menurut Titaley, pendataan keluarga sehat yang sementara dijalankan oleh tim kesehatan dari Puskesmas Piru kepada seluruh desa dan dusun dalam wilayah pelayanan kesehatan puskesmas Piru merupakan salah satu program penunjang Indonesia Sehat untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia.

Katanya pula, pendataan ini merupakan salah satu pendekatan keluarga lewat puskesmas Piru untuk dapat meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan akses pelayanan kesehatan di wilayah kerja puskesmas Piru dengan mendatangi keluarga. Oleh sebab itu puskesmas Piru tidak hanya menyelanggarakan pelayanan kesehatan di dalam gedung melainkan juga keluar gedung dengan sasaran mengunjungi keluarga di wilayah kerja puskesmas.

Lanjut Titaley, kunjungan dan pendataan merupakan bagian dari perluasan pelayanan dalam upaya perawatan kesehatan masyarakat (Peskesmas) yang meliputi kegiatan kunjungan keluarga untuk pendataan atau pengumpulan data profil kesehatan keluarga dan peremajaan, mempromosikan kesehatan sebagai upaya promotif dan preventif serta pemanfataan data dan informasi dari profil kesehatan keluarga untuk pengorganisasian dan pemberdayaan masyarakat dan manajemen puskesmas.

“Dengan demikian dalam rangka pelaksanaan program Indonesia sehat telah disepakati 12 indikator utama untuk penandaan status kesehatan sebuah keluarga diantaranya; keluarga mengikuti program Keluarga Berencana (KB), ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan, bayi mendapat imunisasi dasar lengkap, bayi mendapat Air Susu Ibu (ASI) ekslusif, balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan, penderitaan tuberculosis paru mendapatkan pengobatan sesuai standard, penderitaan hipertensi melakukan pengobatan secara teratur, penderita ganguan jiwa mendapatkan pengobatan dan tidak ditelantarkan, anggota keluarga tidak ada yang merokok, keluarga sudah menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), keluarga mempunyai akses sarana air bersih dan keluarga mempunyai akses atau menggunakan jamban sehat”, jelas Titaley.

LEAVE A REPLY