Pasca dinyatakan positif Covid-19 pada pasien kasus 10 asal SBB membuat Team Gugus Percepatan Pencegahan Covid-19 SBB segera melakukan Tracking, dan hasil dari Tracking tersebut didapati jejak sebanyak 135 orang yang pernah melakukan kontak dengan Pasien Kasus 10 tersebut.

Hal itu disampaikan Kadis Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Barat, Anis Tappang dalam Konverensi Pers di Media Centre Satgas Pencegahan Covid-19 yang bertempat di Kantor Bupati SBB, Senin (13/4).

“Tracking telah kami lakukan, dan yang kami dapati siapa saja yang pernah melakukan kontak dengan pasien asal SBB ini sebanyak 135 orang”, Ungkap Tappang.

Dalam Converensi tersebut Tappang mengungkapkan kalau Tim Satgas Covid-19 SBB selain telah mendapati orang-orang yang pernah bersentuhan langsung dengan Pasien Positif Covid-19 asal SBB tersbut juga akan dilakukan penanganan sesuai dengan SOP yang ada.

Dalam penjelasannya, Kadis Kesehatan SBB tersebut menyampaikan kalau pihaknya sedang menganalisa dan jika perlu akan melakukan Rapid Diagnosa Test terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pesain. Dan hingga berita ini diturunkan dari 135 orang tersebut tidak menunjukan gejala yang mengarah pada Covid-19.

“kita doakan semoga tidak terjadi apa-apa, dan selalu akan kami pantau berdasarkan pada hasil analisa yang ada”, tambah Kadis.

Sementara itu keluarga Pasien, terutama orang tua tengah berada di kota ambon bersamaan dengan pasien tersebut di rujuk pada bulan lalu.

“kedua orang tua pasien hingga kini berada di ambon pasca pasien tersebut dirujuk, dan pastinya untuk semua hasil dari tracking itu akan kami lakukan langkah-langkah sesuai dengan standar yang berlaku”, tegas Tappang.

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY