PIRU-Untuk menyambut kegiatan Pesparawi ke-X di Kabupaten Seram Bagian Barat pada tanggal 19-25 November 2017. Maka panitia Pesparawi Bidang Acara, Bidang Publikasi, dan Bidang Dokumentasi menggelar Rapat koordinasi terkait persiapan acara pembukaan serta kegiatan lanjutan perlombaan serta cara penutupan Pesparawi,

Rapat Koordinasi tersebut berlangsung di Ruang Humas dan Portokoler Setda Seram Bagian Barat, Lantai 1 Kantor Bupati Seram Bagian Barat, Jln. Jacobus Puttileihalat, Desa Morekau yang dihadiri oleh, Kabag Humas dan Portokol Setda Drs. Jhon Taberima, dan Bidang Sekertariat turut hadir Kadis Pariwisata Kabupaten Seram Bagian Barat, Johanis M. Soukota.S.Sos,M.Si, serta Kepala Dinas Komunikasi dan informatika Kabupaten Seram Bagian Barat, Peking Caling,SH dan beberapa anggota seksi acara lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, ketua bidang acara, H. Saban Patty dalam arahannya mengatakan, berhasil atau tidaknya acara pesparawi ke X di Kabupaten Seram Bagian Barat sangat tergantung pada peran dan tugas Bidang acara, hal ini disebabkan karena Rohnya kegiatan pesparawi ada pada tugas dan peran Bidang Acara, Bidang Publikasi, dan Bidang Dokumentasi.

Katanya pula, Bidang Acara, Publikasi dan Dokumentasi memenang peranan penting mulai dari penjemputan Kontingen-kontingen dari 10 kabupaten kota, pembukaan pesparawi, perlombaan berbagai kategori lomba nyanyi dan penutupan Pesparawi.

Untuk itu, diharapkan adanya kebersamaan, serta totalitas kerja dari semua anggota bidang untuk dapat berperan aktif dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya masing-masing.

Lanjutnya, belajar dari kegiatan MTQ ke XXVI tingkat provinsi Maluku yang berhasil dan acaranya megah, maka kegiatan Pesparawi juga diharapkan lebih megah lagi dari kegiatan MTQ ke XXVI tersebut.  Untuk 21 orang anggota bidang acara nantinya akan dibagi untuk mengakomodir berbagai kegiatan pada saat pesparawi dimana pada saat penjemputan kontingen ada tiga titik yaitu, depan Porles Kairatu, Pelabuhan Ferry Waipirit, dan pelabuhan Dermaga Hattu.

Makanya bidang acara akan kembali melakukan koordinasi dengan bidang kesenian terkait dengan persiapan tari-tarian pada saat penyambutan kontingen dan para tamu besar lainnya.  Untuk itu, kesiapan yang harus dilakukan oleh bidang acara harus terkontrol agar tidak ada persungutan dari para kontingen yang hadir pada acara pembukaan, perlombaan serta penutupan. Tegas Patty.

LEAVE A REPLY