Piru-  Hari kesaktian Pancasila dikaitkan dengan peristiwa G30S/PKI (Gerakan 30 September oleh PKI) yang menewaskan enam jenderal dan satu kapten sebagai upaya kudeta terhadap pemerintahan Presiden Soekarno.

Untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Oktober 2018 tersebut  diperingati oleh Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat di lapangan upacara kantor Bupati Seram Bagian Barat yang berlangsung dengan hikmat.

Turut hadir pada upacara tersebut Bupati Seram Bagian Barat Drs. M Yasin Payapo,M.Pd, Wakil Bupati Seram Bagian Barat Timotius Akerina, SE,M.Si, Ketua DPRD SBB Drs. Julius Rotasouw dan Sejumlah anggota DPRD SBB, Sekretaris Daerah Mansur Tuharea,SH, Forkopimda, Para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemkab SBB, para tokoh agama, serta para undangan lainnya.

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Seram Bagian Barat Drs  M. Yasin Payapo, M.Pd, pembaca Ikrar  Ketua DPRD SBB Drs. Julius Rotasouw, komandan upacara Kapt. Abdul Hafid BKO Yonif 711/Raksatama, dan Pembaca Naskah Undang-Undang Dasar 1945 Amelia Manuhua,S.Sos.

Tujuan dari upacara peringatan hari kesaktian tersebut adalah untuk memperkuat kesetiaan pegawai terhadap dasar Negara Pancasila, sekaligus meningkatkan Kewaspadaan terhadap kemungkinan rongrongan terhadap ideologi pancasila khususnya yang datang dari ideologi komunis. Pasalnya telah terbukti secara nyata dan empiris beberapa kali komunis mencoba merongrong keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya menumpas Pancasila sebagai ideologi Negara.

 

LEAVE A REPLY