Piru– Setelah berhasil membawa Selat Valentine masuk 18 besar nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) Awards 2020, kategori Surga Yang Tersembunyi, tak lantas hasrat Yusnita Tiakoly dalam mempromosikan spot-spot wisata Kabupaten SBB terpenuhi.
Kini, mantan penulis sekaligus jurnalis menjabat Kepala Bidang (Kabid) Destinasi Wisata pada Dinas Pariwisata Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) ini, kembali mempromosikan salah satu Destinasi Wisata Bahari yang ada di SBB, yakni Wisata Bahari Pulau Osi di Desa Eti Kecamatan Seram Barat.
Keseriusannya terlihat ketika dirinya mampu meyakinkan CEO dan Founder Ayo jalan-jalan API Muhamat Syafa’at dan Event Director API Deni Siregar pada kegiatan pelatihan Tata Kelola Destinasi Wisata yang diselenggarakan di Aula Indago Resort Pulau Osi, Kamis (5/11/2020).
Saat dihubungi, Jumat (6/11/2020, Tiakoly mengatakan kegiatan pelatihan yang dilaksanakan Dinas Pariwisata tersebut bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta dan tanggungjawab semua pihak, khususnya pelaku usaha destinasi wisata dalam mengembangkan serta mempromosikan spot-spot wisatanya, guna menarik pengunjung baik domestik maupun mancanegara.
“Tujuannya adalah bagaimana kita bisa mengoptimalkan pengelolaan dan menejemen wisata yang dimiliki daerah, sehingga nantinya dapat menjadi sumber pendapatan bagi daerah dan masyarakat, agar peningkatan taraf hidup masyarakat dapat terjawab,” ujar Tiakoly via selulernya.
Dikatakannya, Selain kegiatan pelatihan kepada para pelaku usaha destinasi wisata, Dinas Pariwisata SBB bersama Pelaku usaha destinasi juga Mendeklarasikan kelompok Sadar Wisata kabupaten SBB.
“Pendeklarasian kelompok tersebut guna menumbuhkan rasa kepedulian dan cinta, serta demi meningkatkan Sumber Daya Manusia(SDM), sesuai tema yang diusung pada kegiatan pelatihan, yakni “Peningkatan Kwalitas Sumber Daya Manusia Dalam Tata Kelola Destinasi dan Kunjungan Wisata di Kabupaten Seram Bagian Barat,” papar Tiakoly
Selain itu, dirinya berharap kepada pelaku usaha yang telah mendeklarasikan diri sebagai kelompok Sadar Wisata agar ke depannya dapat serius dalam memainkan perannya sebagai pelaku wisata, terutama dalam mempromosikan spot-spot wisatanya guna menarik pengunjung untuk datang ke SBB.
Sementara itu, CEO Ayo jalan-jalan API 2020 Muhamad Syafa’at ketika dimintai tanggapannya tentang destinasi wisata Selat Vakentine dan Pulau Osi mengatakan, pada dasarnya semua tergantung masyarakat SBB. Sebesar apa dan sejauh mana masyarakat memperkenalkan wisatanya ke dunia luar. Sementara untuk selat Valentine, semua tergantung dukungan masyarakat SBB dan Maluku melalui voling SMS.
Dirinya juga mengapresiasi langkah yang dilakukan Dinas Pariwisata SBB dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia terhadap pelaku usaha wisata dengan melakukan pelatihan-pelatihan.

LEAVE A REPLY