ALANG -Gubernur Maluku, Seth Sahubura yang didampinggi oleh Wakil Bupati Seram Bagian Barat, Timotius Akerina,Se,M.Si dan Sekertaris DaerahMansur Tuharea.SH, menghadiri acara peresmian Gedung Gereja Elim Jemaat GPM Alang Asaudi, Klasis Seram Barat.

Gereja Elim Jemaat GPM Alang Asaudi dikerjakan selama 13 Tahun, 3 Bulan, 8 Hari yang dimulai dengan peletakan batu penjuru oleh Gubernur Maluku, K.A Ralahalu pada tanggal 2 Agustus 2014, dengan menghambiskan anggaran sebesar Rp. 5.761.716.500 (lima milyard tujuh ratus enam puluh satu juta tujuh ratus enam belas ribu lima ratus rupiah).

Peresmian tindai dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua MPH Sinode GPM Pendeta A. J. S. Werinussa, MSi dan Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua.

Menurut  Wakil Bupati SBB Timotius Akerina dalam Ucapan Selamat datang mengatakan pemerintah kabupaten Seram Bagian Barat  mengucapkan selamat datang kepada Wakil Gubenur Maluku yang dengan rela mau datang mengunjugi Jemaat GPM  Alang Asaudi dalam rangka proses peresmian dan peneguhan gereja Elim Alang Asaudi. Dan kepada MPH Sinode GPM bersama seluruh jajarannya yang telah hadir di negeri dan jemaat Alang Asaudi.

Sebagai pemerintah daerah Kabupaten Seram Bagian Barat, Wakil Bupati berharap kiranya gereja Elim yang dibangun didalam jemaat Alang Asaudi menjadi tempat pembentukan etik, moral, dan spiritual keumatan sehingga nantinya dapat menghasilkan kader-kader, generasi gereja yang mempunyai moral, etika dan spiritual yang baik. Tegas Wakil Bupati.

Sementara itu, Wakil Gubernur Zeth Sahuburua dalam sambutannya mengajak masyarakat dan jemaat Allang Asaudi agar tetap bersyukur karena dengan jumlah penduduk 1000 jiwa lebih bisa membangun gedung gereja yang sangat mewah. Itu berarti kesadaran untuk membangun bangsa dan daerah dan gereja cukup tinggi.

“Atas nama pemerintah daerah Provinsi Maluku, saya memberikan apresiasi positif kepada seluruh masyarakat dan jemaat yang berada didesa Allang Asaudi yang telah memberikan suatu contoh yang baik untuk membangun gereja sebagai salah satu sarana pembinaan mental dalam rangka persiapan pembangunan bangsa ini kedepan”. Ucap Wagub Maluku.

Sebagai pimpinan Gereja, Ketua Sinode GPM A. J. S. Werinussa, M.Si dalam sambutannya  mengatakan Gereja itu kudus dan kudus sendiri artinya disendirikan, dipisahkan oleh Tuhan, dan disiapkan oleh Tuhan untuk kemudian menjadi berkat bagi umat. Dalam prespektif ini, maka gereja yang kudus adalah gereja yang harus berbau Kehidupan bagi manusia dan alam sekitarnya.

LEAVE A REPLY