PIRU. Kondisi birokrasi saat ini memperlihatkan perlu adanya perubahan pola pikir ( mindset) aparatur.  Dalam transformasi birokrasi, yang diubah tidak hanya struktur dan fungsinya saja  tetapi juga perilaku aparatur sehingga  dapat memberikan kesadaran baru bahwa pemerintah dibentuk tidak untuk melayani dirinya sendiri tetapi untuk melayani masyarakat. Saat ini, Public Services belum optimal, etika dan moralitas serta kualitas SDM aparatur belum memadai. Hal ini memperlihatkan bahwa mindset PNS harus diubah. Dan momentum yang paling tepat adalah untuk mereka yang masih CPNS. Hal ini dikatakan Wakil Bupati Seram Bagian Barat dalam sambutannya pada upacara Penutupan Pendidikan dan Pelatihan Pra Jabatan Bagi PNS Golongan II dan III Formasi Jabatan Dokter,  Bidan Pegawai Tidak Tetap, Tenaga Harian Lepas dan Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian di Lingkup Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat dan Kabupaten Maluku Barat Darya Tahun 2018 di Aula Lantai III Kantor Bupati Seram Bagian Barat pagi ini.

Diklat Pra Jabatan bagi PNS Golongan II dan III yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kab. SBB sejak 18 Pebruari hingga hari ini merupakan Diklat Prajabatan pola baru yang diselenggarakan selama 7 hari kerja efektif dengan menyelesaikan 78 jam pelajaran (JP) adalah untuk memenuhi kompetensi dasar seorang CPNS sebelum diangkat menjadi PNS.

Dikatakan, peningkatan kompetensi dasar  harus melalui perubahan mindset sehingga penyelenggaraan diklat tidak sekedar merupakan “Transfer Knowledge” tetapi diharapkan juga merupakan “Transfer Attitude”. Perubahan mindset aparatur sebagai upaya peningkatan kesadaran untuk melakukan perubahan tingkah laku.

Wakil Bupati berharap kepada seluruh PNS yang telah mengikuti diklat agar lebih meningkatkan kompetesi disegala bidang termasuk dalam bidang IT, bermental baik, profesional dan sadar akan tanggungjawab sebagai abdi masyarakat serta mampu memposiaika diri sebagai teladan ditengah-tengah masyarakat.

LEAVE A REPLY