PIRU- Wakil Bupati Seram Bagian Barat, Timotius Akerina, SE, M.Si membuka dengan resmi  ujian Sertifikasi Keahlian Tingkat Dasar Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di  Lingkup Kabupaten Seram Bagian Barat Tahun Anggaran 2018. Pembukaan  ditandai dengan pemukulan tifa oleh Wakil Bupati dan perwakilan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Pusat  Bapak Satrio, pagi ini di Ruang Aula SMP Negeri 1 Seram Barat, Piru.

Mengawali sambutannya, beliau sampaikan,  upaya penanggulangan korupsi dalam rangka mewujudkan Good Governance pada Lingkup Pemerintah, maka Pemerintah telah menetapkan PERPRES No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Perpres Nomor 4 Tahun 2015 tentang pengadaan Barang/Jasa di Lingkup Instansi Pemerintah harus dilaksanakan secara efesian dan efektif. Sejalan dengan itu harus dibutuhkan orang-orang dengan sertifikasi  keahlian barang/jasa pemerintah, yang merupakan tanda bukti pengakuan atas kompetensi dan kemampuan profesi di bidang pengadaan barang/jasa.

Diharapkan dengan meningkatnya kompetensi dan memiliki keahlian dalam bidang pengadaan barang/jasa, maka ASN dapat melaksanakan kewajibannya untuk melayani masyarakat secara efektif dan efisien dengan tetap menekankan prinsip-prinsip persaingan yang sehat, transparan, terbuka dan memperlakukan secara adil bagi semua pihak sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan baik dari segi fisik, keuangan dan manfaat.

Beliau juga memberikan apresiasi kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM serta Bagian Unit Layanan Pengadaan Setda Kabupaten Seram Bagian Barat yang telah bekerja sama dengan Lembaga Kepijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) atas penyelenggara Ujian Sertifikasi Keahlian Pengadaan Barang/Jasa yang berbasis komputer yang dilaksanakan pertama kali di Kabupaten Seram Bagian Barat.

“Saya menyambut baik diadakannya ujian sertifikasi keahlian pengadaan barang/jasa ini,  karena jumlah pemegang sertifikasi keahlian di Kabupaten Seram Bagian Barat sangat minim sehingga sangat mempengaruhi dalam proses pengadaan barang/jasa” katanya.

Selanjutnya beliau juga ingatkan akan pentingnya kegiatan ujian sertifikasi  ini, kepada peserta saya menghimbau agar saudara bisa mengikuti ujian ini dengan baik sehingga lulus dan memiliki sertifikasi keahlian pengadaan barang/jasa sebagai syarat untuk menjadi pejabat pembuat komitmen dan panitia/pejabat pengadaan. Sehingga dapat mewujudkan Pemerintahan yang bersih dan transparan serta profesional dalam proses pengadaan barang/jasa.

Kegiatan ini diikuti oleh 88 peserta yang merupakan ASN dari masing-masing OPD Lingkup Kabupaten Seram Bagian Barat, yang bertujuan untuk meningkatkan dan mewujudkan sember daya manusia melalui pengadaan barang dan jasa secara Profesional. Adapun sasaran dari kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas Aparatur Sipil Negara yang bersertifikat tingkat dasar guna mewujudkan pengadaan barang dan jasa sesuai dengan aturan Perundang-undangan yang berlaku.

LEAVE A REPLY