PIRU-Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat lewat Dinas Ketahanan Pangan dan  Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pedesaan Kabupaten Seram Bagian Barat, bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten SBB melaksanakan Festival Pangan Lokal Beragam bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) di gedung Hatutelu, Kota Piru.

Ketua TP-PKK Kabupaten SBB, Ny.Hj.S.Karim Payapo dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekertaris PKK Kabupaten SBB, Ny. S. Selanno mengatakan sebagaimana kita tahu bahwa aspek konsumsi pangan sangat erat kaitannya dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Dimana bukti empiris menunjukan bahwa kualitas SDM Sangat ditentukan oleh status gizi yang baik, dan status gizi yang baik ditentukan oleh jumlah usapan pangan yang dikonsumsi. Berbagai kajian ilmiah menunjukan bahwa untuk dapat hidup sehat dan produktif, manusia memerlukan sekitar 45 jenis zat gizi yang harus diperoleh dari makanan yang dikonsumsi dalam jumlah yang cukup. Gizi akan menentukan masa depan bangsa kita dimasa depan.

Oleh karena itu, pola konsumsi pangan merupakan perilaku paling penting yang dapat mempengaruhi keadaan gizi seseorang, maka keragaman pangan dan keseimbangan gizi dalam pola konsumsi pangan setiap hari dibutuhkan tubuh agar tetap sehat, aktif dan produktif secara berkelanjutan. Pemerintah secara gencar melakukan diversifikasi konsumsi pangan, dengan mengubah pola konsumsi pangan masyarakat, sehingga masyarakat lebih banyak mengkonsumsi pangan yang beragam sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral yang menjadikan kualitas gizi lebih baik.

Katanya pula, diversifikasi konsumsi pangan secara rutin dengan memasyarakatkan lomba cipta menu beragam, bergizi seimbang dan aman yang telah dilakukan sejak tahun 2002 dan bekerjasama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga pusat, dan di tahun ini sesuai dengan panduan yang dikirim dari Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI merubah nama menjadi Festival Pangan Lokal B2SA

“Mengapa kegiatan ini melibatkan TP-PKK? karena setiap individu ibu rumah tangga bertanggungjawab dalam menentukan dan menyediakan menu makanan bagi kebutuhan keluarga setiap hari. Untuk Tahun 2019 kriteria pelaksanaan tahun 2018. Namun pada lomba tingkat Kabupaten Seram Bagian Barat tahun 2019 kita sudah mendapat panduan terbaru tahun 2019 yang dikirim oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku sehingga panduan ini harus digunakan.” Ucapnya.

Sementara itu, dari sisi ketersediaan pangan upaya penyediaan pilihan pangan yang lebih beragam dengan sumber daya lokal, dapat mengembangkan kekayaan alam dengan baik. Sehingga kebutuhan gizi, penganekaragaman pangan akan berpotensi untuk memperbaiki status gizi masyarakat dengan baik.

LEAVE A REPLY