Piru- Aliansi Masyarakat Desa Sohuwe yang berjumlah sekitar 100 orang,Kecamatan Taniwel Timur menggelar aksi demo didepan kantor Bupati Seram Bagian Barat terkait penolakan BPD dan tetap mendukung Bupati SBB Drs.Yasin Payapo.S.Pd tetap dua periode. Warga menggunakan dua mobil truk dipimpin oleh Hendrik Laulu dan Korlap Jekson Marewane.

Dalam aksi tersebut masa menggunakan alat peraga berupa Poster/Kartun Manila, Bendera, Spiker, kendaraan roda 6 sebanyak 3 buah, roda 4 sebanyak 1 buah dan roda 2 sebanyak 1 buah. Dengan membawa empat tuntutan yaitu kami seluruh masyarakat Desa Sohuwe mendukung Bapak Bupati SBB Drs.H.M.Yasin Payapo.S.Pd.M.Pd untuk melanjutkan masa bakti 2 periode, kami menolak BPD Sohuwe karena sudah pada tahap masa transisi jadi mereka yang datang tidak dinamakan BPD Desa Sohuwe, kami menolak sebagian kelompok kecil perempuan yang mengatasnamakan warga Desa Sohuwe, kami menerima proyek perkebunan tebu untuk mensejahterakan masyarakat.

Penyampaian aspirasi oleh aliansi Masyarakat Desa Sohuwe didasarkan pada UU RI No. 9 Tahun 1998 tentang dengan empat aspirasi yang disampaikan, dan meminta Bupati SBB untuk membatalkan Pilkades Desa Souhuwe. Pada spanduk yang di bawa tertulis” Kami tidak ingin ada perpecahan yg terjadi di negeri kami,, #Save anak Adat#. Kami Masyarakat Negeri sohuwe mendukung atas nama ARNOL G. MARAYATE sebagai Pejabat Kepala Desa. Kami menolak segala bentuk hasutan, laporan , ujaran kebencian terhadap beliau.

Bertempat di Aula Lantai II Kantor Bupati SBB telah dilakukan pertemuan antara Perwakilan Aksi sebanyak 10 Orang dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kab. SBB Moksen Pelu dan Kepala Kesbang Pol Kab. SBB H. Saban Patty, S.Sos. sementara masa yang  berorasi di depan kantor Bupati mendapatkan pengamanan dari gabungan Personil Polres SBB dan Polsek Piru berjumlah 40 orang yang dipimpin oleh Kasat Sabhara Polres SBB IPTU H. Yahelissa, SH, Kasat Intelkam Polres SBB IPTU Missen H. Ngongobili, Kapolsek Piru IPTU B. J. A. Bolohroy.

LEAVE A REPLY