Piru- Untuk mewaspadai serangan teror bom di tiga gedung gereja di Surabaya yaitu gereja Katolik Santa Maria Tak bercela, gereja Ngagel, gereja Gubeng, yang menewaskan 17 orang dan 43 orang luka-luka, memberi pelajaran agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap jaringan teroris yang terus merajalela dibumi Indonesia. Terkait dengan itu, keamanan super ketat mulai dilakukan oleh Porles Seram Bagian Barat beserta seluruh jajarannya.

Wakapolres Seram Bagian Barat Bachri Hehanussa ketika ditemui mengatakan Polres Seram Bagian Barat terus mewaspadai adanya gerakan teroris atau orang-orang yang tidak bertanggungjawab dan ingin membelah pecah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dengan melakukan langkah-langkah antisipasi terkait dengan serangan bom bunuh diri.

“Untuk mewaspadai Aksi teror bom yang terjadi akhir-akhir ini, kami telah memberlakukan siaga satu pada beberapa titik  dan menjaga tempat-tempat peribadatan seperti gereja dan mesjid di Kabupaten SBB.” tegas Hehanussa.

Katanya pula, kami juga  akan terus melakukan patroli gabungan antara personil Brimob kompi 2B dan TNI yang ada di Kabupaten SBB. Untuk itu, selaku pemegang kendali keamanan dan menjaga kenyamanan masyarakat SBB, maka Polres SBB telah membangun kerjasama dengan pemerintah daerah SBB dengan pihak-pihak lain agar dapat menciptakan situasi yang aman dan nyaman di Bumi Saka Mese Nusa.

Sementara itu, dari hasil pantauan di Kantor Porles SBB, penjagaan ketat juga dilakukan oleh personil Polisi Polres Seram Bagian Barat kepada masyarakat yang akan berurusan kedalam Polres. Jika masyarakat yang ingin melapor atau melakukan kegiatan lain haruslah membawah serta  identitas berupa KTP atau identitas lain yang sah secara hukum.

Penjagaan super ketat dilakukan di kantor Polres SBB  menindaklanjuti serangan teroris di  Mako Brimob pekan kemarin. peristiwa tersebut seakan merobek semangat Polri untuk memberantas oknum-oknum  pelaku teror tersebut. Sebagai salah satu wujud kepedulian terhadap para korban serangan Mako Brimob sehingga sampai saat ini Polres Seram Bagian Barat dan Markas Brimob  Kompi 2 Detasemen B piru masih menaikan bendera setengah tiang atas gugurnya prajurit -prajurit terbaik pada serangan mako Brimob.

 

LEAVE A REPLY