23.2 C
Maluku
Saturday, May 25, 2024
spot_img

Penjabat Bupati Dampingi Gubernur Maluku Lakukan Kunker Di SBB

PIRU – Penjabat Bupati Seram Bagian Barat, Brigjen. TNI Andi Chandra As’aduddin, SE., MH mendampingi Gubernur Maluku Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Murad Ismail, S.H., M.H. dan Ibu Gubernur Widya Pratiwi, saat lakukan kunjungan kerja di Dusun Air Pessi, Desa Piru dan Desa Eti Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat pada minggu (12/02/2023).

Turut ikut dalam kegiatan ini, Forkopimda Kab. SBB, sejumlah Pimpinan OPD Lingkup Provinsi dan Kabupaten SBB, Tim Inalatu Malika, Pengurus dan anggota TP PKK Provinsi dan Kabupaten SBB serta Ketua dan Pengurus Lentera Muda Nakes Wae Hata Telu.

Di dusun Air Pessi, Desa Piru, Gubernur dan Ibu berserta Penjabat Bupati dan rombongan, menghadiri acara yang di beri tagline “Berbakti Untuk Negeri” dan diprakarsai oleh Yayasan Lentera Muda Nakes Wae Hata Telu.

Kunjungan Kerja Gubernur Maluku Bersama Ibu di Kabupaten Seram Bagian Barat, Minggu (12/02/2022)

Lentera Muda Nakes Wae Hata Telu sendiri adalah yayasan berdiri di SBB, yang turut berperan dalam penanganan dan penanggulangan masalah kesehatan di ada masyarakat. Adapun rangkain kegiatan ini terdiri dari bakti sosial, pengobatan umum, sunatan massal, operasi minor, pemeriksaan laboratorium sederhana, pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan Posyandu. Rangkaian kegiatan ini selain didukung oleh tenaga kesehatan dari Yayasan Lentera Muda Nakes Wae Hata Telu sendiri, juga turut membantu tenaga kesehatan dari Tim dokter provinsi yang tergabung dalam Tim Ina Latu Malika dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Piru dan Dinas Kesehatan Kab. SBB.

Usai makan siang, Penjabat Bupati beserta rombongan Gubernur, melanjutkan kegiatan dengan meninjau gedung Gereja tua yang ada di Desa Eti. Gereja Betzhur yang sudah tidak digunakan lagi ini, didirikan pada tahun 1925 dan menjadi salah satu gereja tertua yang ada di Maluku dan satu-satunya di SBB yang masih tegap berdiri, walaupun sudah tidak lagi layak digunakan karena rangka atap dan dinding bangunannya yang sudah lapuk dimakan waktu.

Saat melakukan penijauan Penjabat Bupati dan Gubernur sepakat untuk melakukan pemugaran dan perbaikan gedung Gereja yang terakhir digunakan pada tahun 1995 ini. Keduanya menganggap bahwa Gereja ini adalah ikon sekaligus aset budaya yang harus dilestarikan dan dijaga eksistensinya, agar generasi yang akan datang masih bisa melihat gambaran bagaimana gedung gereja di masa-masa sebelum kemerdekaan. Rombongan juga turut meninjau fasilitas kesehatan yang ada di Desa Eti ini, yakni Puskesmas Pembantu yang gedungnya juga butuh renovasi dan perbaikan karena keterbatasan ruangan dan peralatan kesehatan.

Rangkain kunjungan kemudian ditutup dengan peninjauan ke lokasi pabrik pengolahan tepung sagu yang terletak di samping jembatan Desa Eti. Penjabat Bupati dan Gubernur terlihat memperhatikan dengan seksama proses ekstarasi yang dilakukan oleh pekerjaan pabrik untuk mendapatkan sari pati dari batang pohon sagu. (P-02)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
21,800SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles